Rekayasa Lalu Lintas dan Keselamatan Jalan
Analisis tingkat kerusakan jalan berdasarkan indeks kerusakan jalan dan strategi pemeliharaan jalan
Transformation of Geospatial Modelling of Soil Erosion Susceptibility Using Machine Learning
Integrasi Sosialisasi Dan Pendampingan Verifikasi Program BSPS Di Kelurahan Tomulabutao Selatan
Compressive Strength Performance of Rice Husk Ash-Based Geopolymer Concrete with Fly Ash as a Secondary Material.
Analisis perencanaan tebal perkerasan jalan pada ruas jalan Pinontoyonga menggunakan metode Manual Desain Perkerasan (MDP), metode Analisis Komponen (MAK), dan AASHTO 1993
DESAIN RUANG TERBUKA TAMAN RAMAH ANAK SEKOLAH PAUD MENARA ILMU KABUPATEN GORONTALO
Peran Program Polmas (Pemolisian Masyarakat) Dalam Upaya Penanggulangan Kejahatan Perjudian Di Wilayah Polres Pohuwato
TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI
Reinterpretasi Arsitektur Modern Desain Halte Kampus 4 Universitas Negeri Gorontalo melalui Simbol Konektivitasdan Estetika Urban
Evaluasi Penggunaan Material Bata Ringan/Hebel Dalam Bangunan
Perilaku Pejalan Kaki terhadap Pemanfaatan Jalur Pedestrian di Kawasan Perdagangan
Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Terhadap Pengetahuan, Sikap, dan Tindakan Masyarakat di Desa Sibowi Wilayah Kerja Puskesmas Kamaipura Kabupaten Sigi
Perencanaan Sistem Kelistrikan Gedung Kantor Pertanahan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara
Sosialisasi Mengoptimalkan Pembangunan Infrastruktur Desa Marisa Utara
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan partisipasi masyarakat Desa Marisa Utara dalam proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan infrastruktur desa yang berkelanjutan dan tepat guna. Sosialisasi dilakukan melalui pendekatan partisipatif yang melibatkan pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan warga setempat. Materi yang disampaikan mencakup pentingnya perencanaan berbasis kebutuhan, pengelolaan anggaran desa, serta pemanfaatan sumber daya lokal dalam pembangunan infrastruktur seperti jalan desa, drainase, dan fasilitas umum lainnya. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap peran aktif mereka dalam pembangunan serta terbentuknya komitmen bersama untuk mendukung pembangunan yang transparan dan berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal menuju tata kelola pembangunan desa yang lebih efektif dan berkelanjutan.