Pengguna Tamu guest
Layanan Modul Akademik Publikasi Eksternal Desa Binaan & Mitra
Informasi Umum

Universitas Gorontalo Bekali Mahasiswa KKP Tematik Kolaborasi UGM, Usung Implementasi Blue Economy untuk Desa Mandiri

Admin LP3M • 18 June 2026 • 41 Tayangan
Universitas Gorontalo Bekali Mahasiswa KKP Tematik Kolaborasi UGM, Usung Implementasi Blue Economy untuk Desa Mandiri

Gorontalo – Universitas Gorontalo (UNIGO) melalui Lembaga Penelitian, Pengembangan, dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) menyelenggarakan kegiatan Pembekalan Kuliah Kerja Pengabdian (KKP) Tematik Kolaborasi dengan Universitas Gadjah Mada Tahun 2026 pada Kamis, 18 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Smart Classroom Universitas Gorontalo ini mengusung tema “Implementasi Blue Economy untuk Ketahanan Lingkungan dan Ekonomi Desa Mandiri”.

Kegiatan pembekalan secara resmi dibuka oleh Kepala LP3M Universitas Gorontalo, Dr. Ir. Muhammad Ramdhan Olii, ST., M.Eng. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa KKP Tematik merupakan implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, kolaborasi antara Universitas Gorontalo dan UGM menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan KKP sekaligus memperkuat sinergi antarperguruan tinggi dalam mendukung pembangunan desa berbasis potensi lokal yang berkelanjutan.

“Melalui KKP Tematik ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga menjadi agen perubahan yang mampu menghadirkan inovasi bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung ketahanan lingkungan dan penguatan ekonomi desa melalui pendekatan blue economy,” ungkapnya.

Pada kegiatan pembekalan tersebut, mahasiswa memperoleh berbagai materi sebagai bekal sebelum diterjunkan ke lokasi pengabdian. Wakil Rektor III Universitas Gorontalo, Dr. Ramdhan Kasim, SH., MH, menyampaikan materi bertajuk “Kepemimpinan, Kolaborasi, dan Adaptasi Sosial Mahasiswa dalam Implementasi Blue Economy”. Dalam paparannya, beliau menekankan pentingnya kemampuan kepemimpinan, kerja sama lintas disiplin, serta kemampuan beradaptasi dengan kondisi sosial masyarakat sebagai modal utama keberhasilan mahasiswa dalam melaksanakan program KKP.


Selain itu, Kepala LP3M Universitas Gorontalo, Dr. Ir. Muhammad Ramdhan Olii, ST., M.Eng., juga memberikan materi mengenai “Strategi Penyusunan dan Implementasi Program KKP Berbasis Blue Economy yang Berdampak dan Berkelanjutan”. Materi tersebut diarahkan untuk membekali mahasiswa dalam menyusun program kerja yang inovatif, terukur, sesuai kebutuhan masyarakat, serta memiliki dampak jangka panjang bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

Pada pelaksanaan KKP Tematik Kolaborasi Tahun 2026 ini, mahasiswa akan ditempatkan pada dua desa lokasi pengabdian, yaitu di Desa Luluo, Kecamatan Biluhu, Kabupaten Gorontalo, dengan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr. Rifai Ali, SKM, M.Kes., serta di Desa Botutonuo, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, dengan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr. Yulianty Adipu, S.Pi., M.Si.

Melalui kegiatan pembekalan ini, diharapkan seluruh peserta KKP Tematik memiliki kesiapan akademik, mental, dan sosial sebelum terjun langsung ke tengah masyarakat. Mahasiswa juga diharapkan mampu merancang dan melaksanakan program-program inovatif berbasis blue economy yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga mendukung pelestarian lingkungan dan terwujudnya desa mandiri yang berkelanjutan.

Program KKP Tematik Kolaborasi Universitas Gorontalo dan UGM Tahun 2026 diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan desa pesisir, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi sebagai mitra strategis dalam pemberdayaan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan.


Dipublikasikan Oleh

Tim Publikasi LP3M

Bagikan:

Berita Terkait