Mahasiswa Universitas Gorontalo (UG) sukses menyelenggarakan kegiatan Kuliah Kerja Pengabdian (KKP) Tematik yang berpusat di Desa Botutonuo. Kegiatan KKP tematik mengusung “Tema Implementasi Blue Economy Untuk Ketahanan Lingkungan da Ekonomi Desa Pesisir” yang dikolaborasikan dengan Universitas Gajah Mada. Kegiatan ini dirancang sebagai bentuk kontribusi nyata insan akademis dalam mendorong kemandirian energi, ekonomi, dan tata kelola desa. Kehadiran para mahasiswa di tengah masyarakat tidak hanya membawa semangat, tetapi juga memberikan berbagai program strategis yang relevan dengan potensi dan kebutuhan riil warga pesisir Desa Botutonuo.
Salah satu agenda dalam KKP Tematik ini adalah penguatan kapasitas pengelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDES). Dalam kegiatan pelatihan tersebut hadir sebagai pemateri utama adalah Dr. Saprudin, SE., M.Ak dalam materi yang berjudul “Tata Kelola dan Pertanggungjawaban BUMDES”. Beliau menekankan pentingnya transparansi, profesionalisme, dan struktur manajemen yang sehat agar BUMDES Botutonuo mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa yang akuntabel dan berkelanjutan. Untuk memberikan pemahaman yang komprehensif dari sudut pandang regulasi dan pengawasan, kegiatan ini juga menghadirkan pihak Inspektorat Kabupaten Bone Bolango bertujuan untuk membekali para pengurus BUMDES dan aparatur desa mengenai rambu-rambu hukum serta standar pengawasan formal dalam pengelolaan keuangan negara di tingkat desa. Dengan adanya arahan langsung dari Inspektorat, diharapkan seluruh program kerja dan pemanfaatan anggaran desa dapat berjalan selaras dengan koridor hukum, sekaligus meminimalkan risiko administratif dan kekeliruan dalam penyusunan laporan pertanggungjawaban.
Menariknya, program pengabdian ini juga diwarnai dengan semangat kolaborasi lintas perguruan tinggi melalui keterlibatan tim dari Universitas Gadjah Mada (UGM). Pihak UGM mengambil peran strategis dengan menggelar kegiatan pelatihan penyusunan laporan keuangan praktis bagi para pengelola usaha desa. Sinergi apik antara gagasan tata kelola dari Universitas Gorontalo dan pelatihan teknis keuangan dari UGM ini diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang bagi kemajuan administratif dan kesejahteraan ekonomi masyarakat Desa Botutonuo.