Mahasiswa dan SATPEL KKP Bersama LP3M UG Distribusikan Bantuan Sosial untuk Korban Banjir Desa Tangkobu

DAILYPOST.ID – Mahasiswa peserta KKP bersama LP3M dan SATPEL KKP XXI Universitas Gorontalo (UG) Tahun 2020 mendistribusikan bantuan sosial berupa pakaian layak pakai.

Bantuan sosial tersebut ditujukan kepada maayarakat korban banjir di Desa Tangkobu, Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo, Senin (10/8/2020).

Sekretaris MP3M UG, Muten Nuna, S.IP., MH mengatakan, kegiatan yang digelar oleh LP3M, SATPEL, dan masing-masing ketua kelompok KKP itu merupakan bentuk kepedulian terhadap warga Desa Tangkobu

“Kita ketahui bersama, beberapa hari lalu telah terjadi bencana banjir yang melanda sejumlah pemukiman warga, sehingga menyakibatkan kerugian antara lain harta benda baik itu sandang, maupun pangan,” kata Muten.

“Sesuai informasi yang kami dapatkan dari kepala desa, bahwa masyarakat Desa Tangkobu sangat membutuhkan bantuan erupa makanan dan pakaian, sehingga kami dari Satuan Pelaksana (SATPEL) KKP dan mahasiswa peserta KKP melakukan penyaluran bantuan pakaian layak pakai,” sambungnya.

Penyerahan bantuan ini diterima langsung oleh Pemerintah Deaa Tangkobu.

“Alhamdulillah Kepala Desa Tangkobu atas nama masyarakat dan pemerintah menyampaikan apresiasi terkait pemberian bantuan yang sangat dibutuhkan oleh warga. Kamipun ikut senang karena telah memberikan berkontribusi. Meskipun tidak seberapa, kami harap bantuan ini bisa digunakan dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar sekretaris LP3M UG, Muten Nuna.

Muten menambahkan, tak hanya Desa Tangkobu, pihaknya juga akan berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan perhatian terhadal korban-korban banjir yang ada di Provinsi Gorontalo, seperti di Kabupaten Bone Bolango dan Kota Gorontalo.

“Kegiatan ini merupakan program bakti sosial pengabdian kami. Pengabdian dari mahasiswa peserta KKP yang bekerja sama dengan SATPEL dan LP3M untuk berbagi kepada masyarakat, karena kuliah Kerja Pengabdian (KKP) ini merupakan implementasi dari salah satu poin tri dharma perguruan tinggi yaitu pengabdian kepada masyarakat,” tandasnya

Tak lupa, Muten menyampaikan permohonan maaf apabila ada kekurangan-kekurangan dari bantuan yang disalurkan. (daily08/munira)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *